Band With : Besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.
2. Hubungan ISP dibagi menjadi dua yaitu:
- ISP Wire Kabel : (Hubungan ISP yang memanfaatkan kabel sebagai media pengantar informasi)
- ISP Wireless : (Hubungan yang melakukan pengantaran informasi menggunakan gelombang dan sinyal dan tanpa kabel)
3. Contoh dan kelebihan dan kekurangan dari dua hubungan ISP
- ISP Wire Kabel
Speedy
Kelebihan:
�Murah
�90% daerah diIndonesia sudah tercover.
� Tidak ada investasi apa-apa (karna peralatan semua dipinjamkan oleh pihak Telkom) dll
�Murah
�90% daerah diIndonesia sudah tercover.
� Tidak ada investasi apa-apa (karna peralatan semua dipinjamkan oleh pihak Telkom) dll
Kekurangan: :
�Lambat (Waktu pertama coba emank cepat, tapi lama kelamaan lamot banget)
�Banyak trouble (tau sendiri kan kualitas Telkom gimana??)
�Tergantung dari bagus-jeleknya saluran telpon di daerah kamu
�Pelayanan kurang profesional
�Kalo lagi bermasalah, speedy jarang dikasih tau kemana harus sharenya dll
�Lambat (Waktu pertama coba emank cepat, tapi lama kelamaan lamot banget)
�Banyak trouble (tau sendiri kan kualitas Telkom gimana??)
�Tergantung dari bagus-jeleknya saluran telpon di daerah kamu
�Pelayanan kurang profesional
�Kalo lagi bermasalah, speedy jarang dikasih tau kemana harus sharenya dll
2. ISP Wireless
Kelebihan :
Ø Kalo lagi bermasalah, biasanya dikasih tau kemana harus share kemana
Ø Cukup cepat kalo lagi tidak hujan
Ø Relatif murah (untuk penggunaan komputer diatas 5 unit)
Ø Pelayanan profesional
Ø dll
Ø Cukup cepat kalo lagi tidak hujan
Ø Relatif murah (untuk penggunaan komputer diatas 5 unit)
Ø Pelayanan profesional
Ø dll
Kekurangan :
Ø Mudah dibajak.
Ø Kecepatan wireless bergantung dengan cuaca, kalau hari hujan deras kecepatannya melemah(kurang)
Ø Investasi awal mahal (karna ISP tidak meminjamkan tower)
Ø Harus pilih-pilih ISP (karena tidak semua area dicover sama mereka)
Ø Tergantung jarak lokasi kita ke gelombang terdekat (semakin jauh jaraknya, semakin tinggi tower yang harus dibangun)
Ø Tergantung halangan yang ada disekitar (apakah ada pohon tinggi atau gedung raksasa)
Ø dll
Ø Mudah dibajak.
Ø Kecepatan wireless bergantung dengan cuaca, kalau hari hujan deras kecepatannya melemah(kurang)
Ø Investasi awal mahal (karna ISP tidak meminjamkan tower)
Ø Harus pilih-pilih ISP (karena tidak semua area dicover sama mereka)
Ø Tergantung jarak lokasi kita ke gelombang terdekat (semakin jauh jaraknya, semakin tinggi tower yang harus dibangun)
Ø Tergantung halangan yang ada disekitar (apakah ada pohon tinggi atau gedung raksasa)
Ø dll
4. Pengertian ISDN dan ADSL beserta contohnya
1. ISDN
ISDN (Integrated Sevices Digital Network) adalah sebuah desain untuk jaringan telepon/telekomunikasi yang semuanya digital. ISDN didesain untuk membawa suara, data, citra, video, dan apapun yang butuhkan oleh manusia. ISDN merupakan pengembangan dari jaringan telepon IDN (Integrated Digital Network) yang menyediakan hubungan digital dari ujung satu pelanggan ke ujung pelanggan lain secara digital untuk proses transformasi informasi dalam bentuk suara, data, dan gambar.
contoh penerapan ISDN
Penerapan ISDN dalam kehidupan contohnya adalah pada penggunaan telepon, komputer PC, dan fax dalam sistem komunikasi pada suatu perusahaan. Berikut contoh penjelasan gambar pada user network interface ISDN :
Penjelasan komponen – komponen yang digunakan dalam user network interface di atas adalah sebagai berikut :
· TE1
Terminal dengan kemampuan protokol yang relevan dengan interface pada titik referensi S & T dan dapat dihubungkan langsung ke sistem passive bus NT.
Ø Contohnya adalah telepon ISDN dan video phone
· TE2
Terminal yang tidak dilengkapi dengan protokol ISDN dan hanya dapat dihubungkan ke NT dengan bantuan terminal adapter.
Ø Contohnya adalah telepon konvensional (terminal a/b) atau yang biasa di kenal dengan Terminal X-25
· NT1
Menyediakan fungsi - fungsi yang ekivalen dg fungsi layer 1 model OSI, memastikan bahwa TE secara fisik dan elektrik sesuai dengan jaringan akses sentralisasi pemeliharaan.
Ø Contoh : titik terminasi fisik 2 kawat ke 4 kawat.
· NT2
Menyediakan fungsi-fungsi yang ekivalen dengan layer 2 dan layer diatasnya.
Ø Contohnya adalah PABX dan LAN
· LT
Titik terminasi antara jaringan akses dengan sentral ISDN.LT dapat membentuk fungsi - fungsi seperti NT, test loop, pembangkitan sinyal dan konversi kode.
· ET
Titik terminasi jaringan akses dengan sentral ISDN dimana sinyal control diproses, dimana data informasi dan data per-sinyalan diproses. Juga bertugas untuk menangani data link layer protokol DSS 1, data yang diterima diubah kedalam format lain misal SS7 sebelum dikirim keluar ET.
· Network Termination (NT)
Merupakan perangkat terminating dari network, menangani fungsi-fungsi Layer 1 dan Layer 2 OSI.
Ø Contoh NT bisa berupa Modem atau perangkat PBX.
· Terminal Equipment 1 (TE1)
Perangkat terminal ISDN yang tersambung ke network ISDN pelanggan
Ø Contoh : telepon digital, Fax G4, video phone.
· Terminal Equipment 2 (TE2)
Merupakan perangkat non ISDN yang tersambung ke network ISDN melalui terminal adaptor
Ø Contoh : PC, FAX analog (G3), telepon analog.
· Terminal Adapter (TA)
Merupakan perangkat interface terminal non ISDN, agar TE2 bisa mengakses ke ISDN
2.ADSL
ADSL adalah salah satu varian dari xDSL yang sedang berkembang. ADSL memungkinkan transmisi data kecepatan tinggi dengan bandwidth asimetris menuju rumah dan kantor bisnis melalui jaringan kabel local loop dari telepon yang telah ada. Diperkirakan bahwa teknologi ADSL ini akan memegang peranan penting pada satu dekade mendatang ketika perusahaan-perusahaan telekomunikasi memasuki era baru dalam menyampaikan informasi dalam bentuk video dan format multimedia. Sementara pemasangan infrastruktur untuk saluran-saluran broadband memerlukan waktu yang lama, ADSL memungkinkan penyedia layanan jasa telekomunikasi untuk mentransmisikan informasi berupa movie, televisi, video on demand, remote CD-ROM, internet dan akses web.
ADSL mentransmisikan lebih dari 6 Mbps kepada subscriber (downlink)dan kurang lebih 640 kbps untuk transmisi arah yang berlawanan (uplink). Penambahan kecepatan ini berkisar sekitar 50 kali dari kapasitas akses lama tanpa penginstalasian jaringan kabel yang baru (misalnya : fiber optik).
contoh penerapan ADSL
Penerapan ADSL
Penerapan teknologi ADSL adalah pada bidang-bidang sebagai berikut :
Pendidikan
- ADSL menawarkan koneksi berkecepatan tinggi dengan harga yang relatif murah sehingga institusi-institusi pendidikan dapat terkoneksi ke internet, perpustakaan, antar institusi, tempat tinggal guru dan murid.
- Multi-service Selection
ADSL menawarkan kepada pengguna untuk memilih layanan dari penyedia layanan. Kecepatan yang ditawarkan pun jauh lebih tinggi dibandingkan servis dial-up. Keuntungan-keuntungan yang diberikan adalah :
- Pelanggan diberikan kebebasan untuk memilih dari sekian banyak layanan yang disediakan
– Pelanggan dapat mengakses beberapa aplikasi sekaligus.
- Video Conferencing
Video conferencing memerlukan akses menuju media komunikasi dengan kecepatan tinggi. ADSL memberikan solusi yang optimum karena teknologi ini dapat memanfaatkan saluran telepon yang telah ada yang berjumlah kurang lebih 750 juta menuju tempat-tempat yang ada di seluruh dunia secara virtual.
- Video On Demand
5. Penjelasan VSAT beserta contoh,kelebihan, dan kekurangan
Very Small Aperture Terminal (VSAT) adalah
stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan
dengan diameter antara 0,9 - 3,8 meter, yang digunakan untuk melakukan
pengiriman data, gambar maupun suara via satelit.
Teknologi VSAT
pertama kali dikenal di Amerika Serikat pada awal tahun 1980-an. VSAT masuk
pertama kali ke Indonesia tahun 1989 seiring dengan bermunculannya bank-bank
swasta yang sangat membutuhkan sistem komunikasi online seperti ATM (Automated
Teller Machine).
Keseluruhan
jaringan VSAT ini dimonitor dan dikendalikan oleh suatu Network Management
System (NMS) yang berlokasi di Hub Network Operations Center (NOC).
Sampai saat ini VSAT telah digunakan di lebih dari 120 negara dengan lebih dari
500.000 terminal terpasang. Solusi komunikasi hemat biaya yang ditawarkan VSAT
menjadi pilihan berbagai sektor industri yang seringkali menghadapi kenyataan
bahwa adopsi teknologi akan diikuti dengan kebutuhan biaya yang lebih tinggi
CONTOH GAMBAR VSAT
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
a.
Kelebihan jaringan VSAT
Teknologi VSAT
memiliki beberapa kelebihan di antaranya :
1.
Tidak mengalami penurunan kecepatan bila
jalur sibuk dan rute komplek
2.
Mengurangi waktu tunda pada saat
transsmisi berlangsung
3.
Secara umum komunikasi antara
satelit dengan VAT tidak pernah mengalami kegagalan
4.
Dapat menjangkau daerah luas (nasional,
regional dan internasional).
5.
VSAT sangat cocok digunakan di tempat –
tempat terpencil, khususnya yang masih belum tersedia saluran
telepon. Ini dikarenakan teknologi VSAT tidak memiliki batas wilayah
kabel, namun lebuh berupa topografi alam agar bias berhubungan dengan satelit.
b.
Kekurangan jaringan VSAT
Disamping kelebihannya, VSAT juga memiliki beberapa
kelemahan, yaitu :
1.
Biaya investasi perangkat keras
dari VSAT masih sangat mahal
2.
Delay inherent. Cara kerja VSAT pada
dasarnya dilakukan melalui dua kali pencaran, dari VSAT ke hub station
dan dari HUB station ke VSAT yang dituju untuksatu kali pancaran
dibutuhkan waktu 0,5 detik. Dengan demikian, komunikasi lewat jaringan
VSAT ada delay inherent sebesar 0.5 detik. Oleh karena itu jika VSAT di
gunakan untuk komunikasi suara akan terasa kelambatannya dan
memungkinkan terjadinya tabrakan.
3.
Memakan tempat terutama untuk
piringannya.
4.
Performasi teknologi VSAT terpengaruh
pada beberapa hal. Seperti cuaca, gelombang liar, hujan meteor, dan
sonoutage

Tidak ada komentar:
Posting Komentar